Tugas Inovasi & Manajemen
Tugas
Inovasi SI & New Technology
Perkembangan
Sistem/Teknologi Informasi
Penyusun
:
Daffa
Yusufa Maulviammar (17119219)
Fakultas
Ilmu Teknolgi dan Informasi
Jurusan
Sistem Informasi
Universitas
Gunadarma
Kota
Depok Tahun Ajaran 2020/2021
Daftar
Isi
Daftar
isi..................................................................................................................................... i
Pendahuluan.......................................................................................................................... ii
Pembahasan........................................................................................................................... 1
A.
Definisi Sistem Informasi........................................................................................... 1
B.
Definisi Teknologi Informasi..................................................................................... 2
C.
Sejarah Komputer....................................................................................................... 2
D.
Pengaruh Media Terhadap Gaya Hidup................................................................. 5
E.
Pengaruh Terhadap Komunikasi............................................................................. 5
Sumber
Pustaka..................................................................................................................... 7
PENDAHULUAN
Sistem
dan teknologi informasi merupakan suatu hal yang dianggap lumrah pada kalangan
masyarakat. Dikarenakan cepatnya perkembangan teknologi dan informasi serta
banyaknya pemakai pada seluruh dunia sehingga mengharuskan teknologi –
teknologi ini berkembang menyesuaikan kebutuhan dunia pada saat ini.
Pada
era saat ini, kita semua masih menggunakan dua sifat dari teknologi, yaitu
analog dan digital. Dimana ketika kita berada di satu ruangan dan masih dapat
melakukan kontak fisik dengan mereka, maka secara tidak langsung kita
menggunakan teknologi analog. Begitu juga sebaliknya, ketika kita tidak bisa
bertemu ataupun melakukan kontak fisik maka secara otomatis ketika kita ingin
berkomunikasi, maka kita cenderung dalam penggunaan teknologi digital.
Dengan
kecepatan teknologi pada era ini, yang menyebabkan perkembangan – perkembangan teknologi
berpengaruh terhadap gaya hidup manusia, terlebih pada anak – anak muda. Terdapat
kesimpulan yang menyimpulkan bahwa kaum muda pada era saat ini, tidak mudah
untuk dijangkau oleh media massa yang bersifat konvensional. Karena mudah,
interaktif, menariknya sebuah platform digital sehingga anak muda lebih
cenderung ke media massa digital.
Media
yang juga ikut berkembang dengan sejalannya teknologi dan informasi, yang
menyebabkan terdapatnya perubahan – perubahan dalam kehidupan social yang dapat
menyebabkan ketimpangan social. Terlepas dari perubahan kehidupan social,
ternyata media juga mampu mengubah beberapa aspek kehidupan pada masyarakatnya.
Komunikasipun
tidak ikut lepas dengan perkembangan – perkembangan pada era digital. Bahkan komunikasi
merupakan aspek yang sangat krusial, terlebih pada masa pandemic saat ini yang
mau tidak mau, komunikasi harus ditingkatkan bagaimanapun cara dan tindakannya.
PEMBAHASAN
A.
Definisi Sistem Informasi
Definisi sistem informasi
secara umum bisa diartikan dengan berbagai macam definisi dan tidak harus
melibatkan komputer walaupun kenyataannya komputer merupakan poin yang penting.
Kita bisa membagi definisi sistem informasi berdasarkan tokoh – tokoh pengemukanya.
1.
Alter
(1992)
Sistem
Informasi adalah Kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan
teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah
organisasi.
2.
Bodnar
dan Hopwood (1993)
Sistem
Informasi adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang
untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
3.
Gelinas,
oram, dan wiggins (1990)
Sistem
informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas
sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk menghimpun,
minyampan, dan mengelola data seta menyediakan informasi keluaran kepada para
pemakai.
4.
Hall
(2001)
Sistem
informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal dimana data dikelompokkan,
diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai.
5.
Turban,
McLean, dan Wietherbe (1999)
Sebuah
sistem informasi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisi, dan
menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
6.
Wilkinson
(1992)
Sistem
informasi adalah kerangka kerja yang mengoordinasikan sumber daya (manusia,
komputer) untuk mengubah masukan(input) menjadi keluaran (informasi), guna
mencapai sasaran – sasaran perusahaan.
B.
Definisi
Teknologi Informasi
Teknologi
Informasi dengan sistem informasi merupakan dua hal yang sering menjadi
perdebatan. Banyak para ahli yang mengeluarkan pendapat – pendapatnya tentang
definisi ataupun pengertian dari teknologi informasi. Menurut ulasan Turban,
Mclean, dan Wetherbe, 1999 teknologi informasi didefinisikan sebagai penjabaran
dari sekumpulan sistem informasi, pemakai, dan manajemen. Menurut kamus Oxford
(1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan perlatan elektronika,
terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan
informasi apa saja, termasuk kata – kata, bilangan, dan gambar. Menurut Alter (
1992), teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk
melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap,
mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
Menurut Martin (1999), teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi
komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga
mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Menurut Lucas
(2000), teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan
untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis,
Mikrokomputer, komputer mainframe,
pembaca barcode, perangkat lunak
pemroses transaksi, perangkat lunak lembar kerja, dan peralatan komunikasi dan
jaringan merupakan contoh teknologi informasi.
C.
Sejarah
Komputer
Komputer
merupakan alat untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata
komputer ini ditunjukkan untuk orang yang melakukan pekerjaan aritmatika dengan
atau tanpa alat bantu.
Komputer
juga dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang bekerjasama
antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi
berdasarkan program dan data yang ada.
Terdapat
lima generasi komputer yang dimana setiap abad, setiap perubahan, setiap
generasi terdapat sebuah perkembangan yang sangat berpengaruh terhadap
kehidupan manusia. Berikut generasi kelima komputer tersebut :
1. Generasi
Pertama
Komputer
Generasi ini terbentuk akibat kejadian Perang Dunia II yang mendorong kemajuan computer
sangat cepat. Karena kebutuhan para Negara untuk membuat pertahanan maupun
untuk membuat penyerangan kepada pihak musuh. Seperti ,Konrad Zuse, seorang
insyisur Jerman yang membuat komputer bernama Z3 untuk mendesain pesawat
terbang dan peluru kendali.
Ciri
– ciri komputer generasi pertama:
1) Instruksi
operasi generasi pertama.
2) Komputer
sulit diprogram dan membatasi kecepatannya.
3) Penggunaan
tube vakum membuat komputer sangat besar.
4) Silinder
magnetic untuk penyimpan data.
2. Generasi
Kedua
Transistor
menjadi bukti perkembangan komputer pada generasi kedua ini. Transistor menjadi
pengganti tube vakum di telivisi,
radio, dan komputer sehingga ukurannya semakin kecil. Pada tahun 1956, terjadi
pengembangan memori inti-magnetik yang membuat komputer generasi kedua lebih
kecil, lebih cepat, dan lebih dapat diandalkan serta lebih hemat energi.
Komputer yang menggunakan teknologi memori inti-magnetik adalah super komputer
IBM dan LARC dan digunakan sebagai pengembangan laboratorium energy dan terlalu
mahal dan kompleks untuk menjadi komputer bisnis.
Setelah
tahun 1960, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang
bisnis, universitas, dan di pemerintahan. Tahun 1965 bisnis – bisnis besar
menggunakan komputer generasi kedua untuk mengelola informasi keuangan.
Bahasa
yang digunakan pada komputer generasi kedua ini ialah Common Business-Oriented Language(COBOL) dan Formula Translator(FORTRAN)
karena bahasa yang fleksibilitas dan dapat meningkatkan kinerja pengguna
bisnis.
Ciri
– ciri Komputer generasi kedua:
1) Kapasitas
memori utama menggunakan magnetic core storage.
2) Menggunakan
magnetic tape dan magnetic disk.
3) Memproses
secara real time dan real sharing.
4) Ukuran
fisik jauh lebih kecil
5) Kinerja
lebih cepat
6) Daya
listrik lebih kecil
7) Program
tidak terpaku aplikasi bisnis tapi juga pada aplikasi teknik
3. Generasi
Ketiga
Transistor
memang memiliki kelebihan dibandingkan tube vakum, namun transistor memberikan
panas yang berlebih dan berpotensi merusak bagian internal komputer. Jack Kilby
berhasil mengembangkan sirkuit integrasi (IC) yang mengkombinasikan tiga
komponen elektronik dalam sebuah piringan silicon yang terbuat dari pasir
kuarsa. Dikembangkan lagi oleh ilmuwan untuk memasukan komponen ke chip
tunggal.
Ciri
- ciri komputer generasi ketiga:
1) Listrik
lebih hemat.
2) Software
meningkat.
3) Harga
terjangkau.
4) Kapasitas
memori lebih besar.
5) Kecepatan
10.000 kali lebih cepat di banding generasi pertama.
6) Dapat
melakukan multiprocessing.
7) Menggunakan
visual display.
4. Generasi
keempat
Pada
generasi keempat, lebih dituju pada pengembangan untuk mengecilkan ukuran tapi
dapat meningkatkan efisiensi daya kerja. Terbukti pada 1971, Chip Intel 4004 meletakkan seluruh
komponen sebuah komputer pada sebuah chip. Sebuah mikroprosesor dapat
diproduksi dan diprogram untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan seperti microwave dan televise.
Pada
1970-an, para perakit komputer menjual kepada khalayak ramai yang disebut
mini-komputer piranti ialah program word
processing dan spreadsheet 1989-an
video game menarik perhatian konsumen yang terbilang menciptakan lapangan kerja
baru. Pada 1981, dikenalkan Personal
Komputer (PC) untuk penggunaan rumah, sekolah, dan kantor.
Ciri
–ciri komputer generasi keempat
1) Dapat
menggunakan LSI (Large Scale Integration)
2) Dikembangkan
memakai semikonduktor dan microprocessor
3) Dipasarkan
untuk perorangan
5. Generasi
kelima
Generasi
ini masih dalam tahap pengembangan, karena generasi ini bertujuan membuat
teknologi yang dapat merespon segala tindakan manusia, yang berarti bahwa
komputer ini akan menciptakan sebuah manusia buatan.
Ciri
– ciri komputer generasi kelima:
1) FItur
yang terus – menerus berkembang.
2) Lebih
cepat dalam pemrosesan informasi.
3) Memiliki
kemampuan untuk mendengar, berbicara, melihat.
D.
Pengaruh
Media Terhadap Gaya Hidup
Kondisi
kita yang memaksakan kita untuk berdiam diri dirumah, yang menyebabkan tidak
adanya aktivitas yang bermacam – macam, seperti berjalan – jalan, shopping,
menonton bioskop, dan lain – lain. Maka dari itu, media telah memasuki
kehidupan berinternet kita. Empat perlima pengguna internet menghabiskan waktu
untuk menonton video online rata – rata 10
jam dalam sebulan. Dengan berkembangnya teknologi maka sejalan juga dengan berkembangnya
akses untuk media.
Terdapat
dua jenis perbedaan media, yaitu media konvensional dan media digital. Media konvensional
merupakan media seperti, buku, Koran, majalah. Sementara untuk media digital
merupakan media yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja, seperti
internet.yang menyebabkan perubahan pada masyarakat karena pasti menguntungkan
melalui media digital.
Dengan
berkembangnya media, maka terciptalah Undang – Undang Telekomunikasi 1996, yang
bertujuan untuk terhindarnya persaingan satu sama lain. Namun malah menciptakan
sebuah masalah karena tidak seimbang antara perusahaan terkait dengan konsumen.
E.
Pengaruh
Terhadap Komunikasi
Komunikasi
hanyalah pertukeran makna yang sebenarnya definisi tersebut mencakup banyak
hal, seperti, berbicara dengan teman-teman anda, membaca Koran, menonton televise,
dan menjelajahi internet. Banyak jenis – jenis komunikasi yang sebenarnya kita
miliki, seperti :
1) Komunikasi
Intrapersonal
Adalah pertukaran informasi
yang kita miliki dengan diri kita sendiri, seperti dalam pengerjaan tugas ke
komputer atau smartphone.
2) Komunikasi
interpersonal
Adalah pertukaran di mana
dua orang atau lebih mengambil bagian, tetapi biasanya digunakan untuk situasi
di mana hanya dua orang yang berkomunikasi namun kadang kita menyebutnya
komunikasi satu ke satu. Seperti melakukan percakapan tatap muka saat makan
siang dan menulis akrtu pos kepada teman.
3) Komunikasi
kelompok
Adalah situasi di mana tiga
orang atau lebih berkomunikasi satu sama lain. Namun, tidak semua komunikasi
yang terjadi dalam pengaturan grup disetarakan. Seperti ketika pasangan siswa
berbicara satu sama lain di ruang kelas sebelum memulai perkuliahan.
4) Komunikasi
kelompok kecil
Adalah yang melibatkan
kurang dari selusin orang, memperluas komunikasi antarpribadi ke dalam situasi
di mana dinamika kelompok menjadi penting. Seperti ketika melakukan diskusi
untuk menentukan rencana studi.
5) Komunikasi
kelompok besar
Adalah yang melibatkan
selusin hingga beberapa ratus peserta, dan situasi komunikasi membatasi
keterlibatan aktif hanya pada beberapa pihak. Namun, komunikasi kelompok besar
masih melibatkan umpan balik langsung dari penerima pesan.
Walaupun
banyak jenis komunikasi tersebut. Namun, hal itu tidak bisa selalu menjadi indicator
yang dapat diandalkan. Seperti, kuliah yang terjadi pada minggu akhir dan yang
memasuki kelas hanya beberapa orang saja, anggapannya tetap merupakan
komunikasi besar(karena gaya penyajiannya). Berikut bentuk piramida dari jenis –
jenis komunikasi
Sumber Pustaka
Straubhaar,
Larose, Davenport, Media Now:
Understanding, Media, Culture and Technology, Wadsworth Cengage Learning, 2012.
Kadir,
Abdul. 2014. Pengenalan Sistem Informasi Edisi
Revisi. Yogyakarta:Andi
Lubis,
Iman dan Mohamad Safii. 2018. Smart Economy
Kota Tangerang Selatan. Tangerang Selatan: PT Karya Abadi Mitra Indo
http://www.mpssoft.co.id/blog/teknologi/sejarah-komputer-dari-awal-perkembangannya-hingga-sekarang/


Komentar
Posting Komentar